News & Event
Consumable Material, Pengertian, Jenis, dan Peran Pentingnya dalam Industri Modern 25 November 2025
Dalam dunia industri, konstruksi, perbengkelan, hingga manufaktur, istilah consumable material sudah sangat umum digunakan. Consumable material dapat diartikan sebagai bahan pakai habis yang harus diganti secara berkala karena akan habis atau rusak seiring penggunaan. Meski tergolong sederhana, keberadaan consumable material sangat penting untuk menjaga kelancaran operasional sebuah perusahaan atau proyek.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang apa itu consumable material, jenis-jenisnya, serta manfaat utamanya dalam berbagai sektor kerja.
Apa Itu Consumable Material?
Consumable material adalah material, komponen, atau perlengkapan yang digunakan secara berulang di dalam proses kerja dan akan habis seiring waktu. Barang-barang ini tidak memiliki masa pakai jangka panjang seperti peralatan utama, sehingga perlu diganti secara berkala.
Contohnya meliputi:
-
alat potong
-
bahan abrasif
-
pelumas
-
bahan kimia
-
alat pelindung diri (APD)
-
bahan penunjang produksi
Tanpa consumable material, banyak proses pekerjaan tidak dapat berjalan dengan baik.
Jenis-Jenis Consumable Material
1. Consumable Material untuk Konstruksi & Bengkel
Jenis ini paling sering ditemukan dalam proyek-proyek lapangan dan bengkel mekanik.
Contohnya:
-
Mata bor (drill bit)
-
Cutting wheel / grinding wheel
-
Amplas
-
Pahat dan blade
-
Gerinda tipis
-
Cable ties
-
Lem kuat & sealant
Material-material ini cepat habis karena digunakan untuk pemotongan, pengikisan, atau perakitan.
2. Consumable Material Industri & Manufaktur
Dalam dunia industri, consumable material sangat penting untuk proses produksi.
Contohnya:
-
Pelumas mesin (oil, grease)
-
Coolant machining
-
Welding rod & wire las
-
Chemical cleaning
-
Filter (air, oil, fuel, hydraulic)
-
Packaging material
Barang-barang ini harus diganti secara rutin untuk menjaga kualitas produk dan mencegah downtime produksi.
3. Consumable Material untuk Keselamatan (Safety Consumables)
Keselamatan kerja membutuhkan consumable material khusus yang terus digunakan dan diganti.
Contohnya:
-
Sarung tangan sekali pakai
-
Masker N95
-
Earplug
-
Coverall sekali pakai
-
Kacamata pelindung
Consumable material jenis ini memastikan pekerja tetap terlindungi dari bahaya kerja sehari-hari.
4. Office & Administrative Consumables
Tidak hanya di industri, perkantoran pun membutuhkan banyak consumables.
Contohnya:
-
Kertas
-
Tinta printer & toner
-
Pena dan alat tulis
-
Baterai
-
Label
Barang-barang ini mendukung kelancaran administrasi harian.
Manfaat dan Peran Penting Consumable Material
-
Menjaga Kelancaran Operasional
Tanpa consumables yang memadai, proses produksi atau pekerjaan lapangan bisa terhenti. -
Meningkatkan Efisiensi Kerja
Consumables yang tepat membuat pekerjaan lebih cepat dan hasil lebih maksimal. -
Menjamin Kualitas Produk
Dalam manufaktur, kualitas output sangat bergantung pada consumables seperti filter, coolant, atau chemical. -
Meningkatkan Keselamatan
Penggunaan consumables dalam APD membantu mencegah kecelakaan kerja. -
Mengurangi Downtime
Ketersediaan consumables yang memadai membantu perusahaan menghindari mesin berhenti akibat material habis.
Tips Memilih Consumable Material yang Tepat
-
Pilih produk dari merek terpercaya
-
Pastikan sesuai dengan spesifikasi mesin atau kebutuhan kerja
-
Gunakan material yang tersertifikasi (SNI, ISO, dll.)
-
Pertimbangkan durability dan efisiensi biaya
-
Pastikan stok tersedia untuk kebutuhan jangka panjang
Perusahaan yang memiliki manajemen consumables yang baik akan bekerja lebih stabil dan produktif.
Kesimpulan
Consumable material memainkan peran vital dalam berbagai sektor kerja, mulai dari industri berat hingga perkantoran. Meskipun sering dianggap sepele, ketersediaan dan kualitas consumables sangat menentukan lancarnya kegiatan produksi, efisiensi kerja, dan keselamatan karyawan.
Memilih consumable material berkualitas tinggi adalah investasi penting bagi perusahaan untuk menghindari downtime, kerusakan mesin, dan penurunan kualitas kerja.