News & Event

Jual Oli Diesel Sae 40 Merek Meditran 06 Agustus 2025

* Click image to view large

 

 

Kode SAE bukanlah nama merek, melainkan sebuah standar klasifikasi internasional untuk mengukur viskositas(kekentalan) oli. Viskositas adalah ketahanan oli terhadap aliran, dan ini merupakan karakteristik fisik terpenting karena memengaruhi seberapa baik oli dapat melumasi komponen mesin pada suhu kerja yang berbeda.





 

Kode SAE pada oli diesel biasanya ditulis dalam format seperti SAE 15W-40 atau SAE 10W-30. Mari kita bedah makna dari kode ini:

  • Angka Pertama (misalnya, 15W): Angka di depan huruf 'W' menunjukkan viskositas oli pada suhu dingin. 'W' adalah singkatan dari Winter (Musim Dingin). Semakin kecil angka ini, semakin encer oli pada suhu rendah, yang artinya semakin mudah oli mengalir dan melumasi mesin saat pertama kali dihidupkan. Ini sangat penting untuk mengurangi keausan saat cold start.

  • Angka Kedua (misalnya, 40): Angka di belakang 'W' menunjukkan viskositas oli pada suhu kerja normal mesin, biasanya pada suhu 100°C. Semakin besar angka ini, semakin kental oli pada suhu tinggi. Oli yang lebih kental memberikan perlindungan yang lebih baik pada suhu tinggi dan tekanan berat, namun bisa memengaruhi efisiensi bahan bakar.

Oli dengan dua angka seperti ini disebut oli multigrade, karena dirancang untuk bekerja secara efektif di berbagai rentang suhu. Berbeda dengan oli monograde (misalnya, SAE 30 atau SAE 40) yang hanya memiliki satu angka dan cocok untuk rentang suhu yang lebih sempit.


 

Mengapa Viskositas Sangat Penting untuk Mesin Diesel?

 

Mesin diesel memiliki karakteristik kerja yang berbeda dari mesin bensin, seperti tekanan kompresi yang lebih tinggi, suhu operasi yang lebih panas, dan seringkali bekerja di bawah beban berat. Oleh karena itu, oli diesel membutuhkan viskositas yang sesuai untuk:

  1. Melindungi Komponen Mesin: Viskositas yang tepat memastikan terbentuknya lapisan pelumas yang kuat di antara komponen-komponen bergerak, seperti piston, crankshaft, dan camshaft, untuk mencegah gesekan langsung dan keausan.

  2. Menjaga Mesin Tetap Dingin: Oli juga berperan sebagai media pendingin, menyerap panas dari bagian-bagian mesin dan mendistribusikannya ke seluruh sistem. Viskositas yang tepat memastikan sirkulasi panas yang efisien.

  3. Membersihkan Mesin: Oli modern mengandung aditif deterjen dan dispersan yang berfungsi untuk membersihkan endapan karbon dan kotoran. Viskositas yang sesuai memastikan oli dapat mengangkut partikel-partikel ini ke filter oli.

  4. Efisiensi Bahan Bakar: Viskositas oli memengaruhi resistensi aliran di dalam mesin. Oli yang terlalu kental dapat meningkatkan beban pada pompa oli dan memperlambat pergerakan komponen, yang pada akhirnya menurunkan efisiensi bahan bakar.


 

Memilih Oli Diesel SAE yang Tepat

 

Pemilihan kode SAE pada oli diesel harus didasarkan pada beberapa faktor utama:

  • Rekomendasi Pabrikan: Ini adalah panduan paling penting. Produsen kendaraan sudah melakukan riset mendalam dan akan merekomendasikan viskositas yang paling optimal untuk desain mesin mereka. Selalu periksa buku manual kendaraan Anda.

  • Suhu Lingkungan: Jika Anda tinggal di daerah dengan iklim dingin, oli dengan angka 'W' yang lebih kecil (misalnya, 5W-40) akan sangat membantu saat cold start. Di daerah tropis seperti Indonesia, oli dengan angka 'W' yang lebih tinggi (misalnya, 15W-40) umumnya sudah memadai.

  • Usia dan Kondisi Mesin: Untuk mesin yang lebih tua atau memiliki jarak tempuh tinggi, beberapa mekanik mungkin merekomendasikan oli dengan angka viskositas suhu tinggi yang sedikit lebih besar (misalnya, dari 10W-30 ke 15W-40) untuk membantu menjaga tekanan oli dan melindungi dari keausan. Namun, ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tetap mempertimbangkan rekomendasi pabrikan.


 

Kesimpulan

 

Kode SAE pada oli diesel adalah petunjuk penting untuk viskositas, yang secara langsung berkaitan dengan performa dan perlindungan mesin. Memilih oli multigrade yang tepat sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan kondisi operasional adalah kunci untuk memastikan mesin diesel Anda bekerja dengan optimal, efisien, dan memiliki usia pakai yang panjang. Jangan pernah menganggap remeh pentingnya oli mesin; ini adalah investasi kecil yang memberikan perlindungan besar bagi "jantung" kendaraan Anda.